Site icon

Sheva Imut Bicara Soal Pelatih dari Jepang

ASBWI – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan kabar baik untuk Timnas Wanita Indonesia. Rencananya pada tanggal 19 Februari 2024, PSSI akan mendatangkan pelatih asal Jepang untuk melatih Timnas Wanita. Hal tersebut disampaikan pada saat launching PSSI x Erigo di Ganara Art, FX Sudirman, DKI Jakarta, Senin, (22/1).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum ASBWI H.Nadalsyah menyambut kabar baik dari PSSI terkait perekrutan pelatih asal Jepang untuk menangani Timnas Wanita. H. Nadalsyah berharap, dibawah kepemimpinan pelatih asal Jepang nanti Timnas Wanita bisa berprestasi lebih baik lagi.

“Kami (ASBWI) mendukung PSSI untuk mendatangkan pelatih Timnas Wanita asal Jepang. Semoga bisa mengangkat prestasi Timnas Wanita, karena sepak bola wanita Indonesia memiliki potensi untuk berbicara di kancah Internasional. Apalagi Jepang terkenal dengan kedisiplinan  yang tinggi, bukan tidak mungkin Timnas Wanita akan bangkit dan bersinar kedepannya,” ujar H. Nadalsyah, Ketua Umum ASBWI.

“ASBWI tentunya selalu bersinergi dengan PSSI untuk mewujudkan target-target Timnas Wanita. Karena ASBWI memiliki program kerja yang telah disinkronisasikan dengan PSSI untuk membangun dan mengembangkan sepak bola wanita Indonesia,”tutup H. Nadalsyah.

Sementara itu, gelandang serang Timnas Wanita Indonesia Sheva Imut Furyzcha merasa kelahiran 20 April 2004 itu juga bercerita bahwa dirinya pernah mengikuti trial di Jepang dan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga untuk diterapkan di Indonesia.

Dengan mengantongi pengalaman berlatih dengan tim Jepang, Sheva Imut mengatakan siap memberikan performa terbaik untuk bisa bersaing di skuad Garuda Pertiwi. Menurut Sheva, sepak bola Jepang khususnya di wanita lebih fokus di fisik dan komunikasi agar taktik yang diberikan pelatih bisa berjalan dengan sempurna.

“Senang banget ada kabar baik seperti itu (Pelatih dari Jepang). Semoga dengan adanya pelatih baru, sepak bola wanita Indonesia semakin maju dan berkembang,”ujar Sheva Imut.

“Yang perlu ditingkatkan masalah fisik ya. Beberapa waktu lalu ada kesempatan latihan sama pemain-pemain di Jepang. Fisik mereka itu sangat kuat dan tidak ada habisnya. Mereka selalu mau lari dan tidak ada yang jalan. Komunikasi di dalam lapangan mereka juga penting untuk ditiru oleh kita. Dan yang perlu diasah lagi soal individu seperti passing dan control,” tutup Sheva Imut.

Exit mobile version