Sama-Sama Gagal ke 8 Besar, Persib Dijegal Kalteng 3-4

Bandung – Nama besar Persib Bandung yang jadi wakil Jawa Barat di turnamen sepakbola putri Piala Pertiwi 2022, ternyata tidak membuat gentar tim putri Kalimantan Tengah.

Justru sebaliknya, kubu Kalteng makin termotivasi untuk mengjungkir-balikkan prediksi. Akhirnya hal itu terbukti. Kalteng menang 4-3 atas Persib di Lapangan Sabilulungan Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (22/3/2022).

Meski menang, tim Kalteng gagal melaju ke babak 8 Besar. Begitu pula dengan kubu wakil Jawa Barat. Mereka harus gigit jari, terhenti di babak penyisihan. Kedua tim itu praktis tersingkir di Piala Pertiwi.

Pelatih Kalteng Putri, Sugianto, mengatakan jika kemenangan ini sangat disambut sukacita. Pasalnya, yang dikalahkan tim dengan nama besar. Malahan ia mengibaratkan layaknya bagai partai final.

“Persib dan Jawu Jawa Barat itu sebuah nama besar di sepakbola nasional. Bertemu mereka sama mereka saja kami sudah ngeri. Kami akan tampil habis-habisan,” katanya saat jumpa pers seusai laga.

Gagalnya Kalteng melaju ke babak 8 Besar menurut Sugianto, menyisakan rasa sedih di kalangan pemain. “Tak dipungkiri, apalagi para pemain sudah berjuang dengan tampil setiap hari,” umgkap Sugianto.

Dari segi persiapan pun sudah lebih dari cukup. ”Terlepas dari itu, sebagai pelatih dirinya mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. “Pemain hampir semua eks tim PON. Artinya, dari segi persiapan kita juga sebenarnya sudah maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, kapten tim Fransisca Luciana, mengaku banyak pelajaran berharga dipetik dari gelaran turnamen Piala Pertiwi ini. Berbeda dengan rata-rata pemainnya, sang kapten tak terlalu larut dalam kesedihan akibat gagal ke babak 8 besar.

“Kegagalan ini bisa kami dijadikan motivasi untuk tampil lebih bagus lagi nanti. Banyak bertanding dengan pemain-pemain yang lebih senior, bisa mengasah mental. Ke depan harus banyak main, bertanding keluar, latihan lebih keras lagi agar bisa siap saat Liga 1 digulirkan,” tandasnya.

Sementara itu kubu Persib mengaku kekalahan melawan Kalteng semata akibat faktor kelelahan. “Tenaga dan energi para pemain sudah habis kala kontra Bangka Belitung sebelumnya, dengan jeda istirahat cuma satu hari,” ujar Dian Nadia, asisten pelatih.

Ia sangat bangga melihat performa anak asuhnya yang mampu memberikan perlawanan kepada tim yang lebih senior dan berpengalaman. “Ini pelajaran bagi Persib atau sepak bola putri Jawa Barat. Artinya, kami tidak kekurangan regenerasi pemain putri. Usia pemain kami mayoritas 15-18 tahun. Yang paling tua 19 tahun,” lanjutnya.

Melihat progres pemainnya, Dian Nadia optimistis, kelak mereka akan menunjukan taringnya dalam berbagai event sepakbola baik itu liga maupun turnamen lainnya.

Di Piala Pertiwi 2022 pemain putri muda Persib bertemu dengan tim kuat seperti Papua dan Babel yang dihuni pemain senior, serta dihuni banyak pemain berlabel timnas.

Hasil Pertandfingan Kalteng vs Persib:

Skor : 4-3 (1-2)

Gol Kalteng: Niken (14′), Lusiana Febriyanti (45′), Selvi Putri Kristian  (48′ dan 57′).

Gol Persib: Neng  Resti Agustian (3’, 21’ dan 52’).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.