Site icon

Meski Kalah Adu Penalti dari Myanmar, Indonesia Tunjukkan Perkembangan yang Signifikan

ASBWI – Timnas U-19 Wanita Indonesia belum berhasil meraih peringkat ketiga setelah kalah dari Myanmar lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 4-2. Di waktu normal, Garuda Pertiwi menahan imbang Myanmar 1-1. Meskipun gagal meraih medali, perjuangan Indonesia patut diapresiasi karena menorehkan prestasi dengan lolos ke semifinal AFF U-19 Women’s Championship 2023 ditengah ketiadaan kompetisi. Sebelumnya Indonesia takluk 1-7 dari Thailand di babak semifinal.

Bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, (15/7), Garuda Pertiwi sempat berada dalam tekanan di babak pertama. Menit ke-30, Yin Loon Eain membuka keunggulan untuk Myanmar. Skor 1-0 untuk Myanmar bertahan hingga babak pertama usai.

Di Babak kedua, Pelaih Timnas Indonesia, Rudy Eka Priyambada melakukan rotasi dengan mengganti pemain di beberapa lini untuk bisa keluar dari tekanan Myanmar. Rotasi tersebut berjalan dengan efektif, di menit ke-50, Indonesia mencetak gol melalui titik putih yang dicetak oleh Marsela Yuliana Awi. Skor berakhir dengan 1-1 dan dilanjutkan ke babak adu penalti.

Garuda Pertiwi hanya mencetak dua gol di babak adu penalti, sedangkan Myanmar berhasil menuntaskan seluruh tendangan penalti. Sehingga, 4-2 menjadi skor akhir babak adu penalti dan Myanmar menjadi peringkar ketiga di AFF U-19 Women’s Championship 2023.

Dikutip dari laman resmi PSSI, Rudy Eka Priyambada selaku Pelatih Timnas Wanita Indonesia mengapresiasi perjuangan timnya hingga tembus ke babak semifinal. Ia juga mengatakan apapun hasilnya patut disyukuri.

“Pertama-tama kami mohon maaf, tidak bisa menjadi juara ketiga. Tapi saya mengapresiasi para pemain yang sudah bermain sepenuh hati, bertanggung jawab dan maksimal. Rudy juga mengatakan, bagaimanapun hasilnya patut disyukuri. Karena dengan persiapan yang tidak lama dan masa jeda satu hari kemarin, saya kira kita sudah melakukan yang terbaik untuk pertandingan hari ini,” ujar Rudy Eka Priyambada, Pelatih Timnas Wanita Indonesia.

“Di kepengurusan pak Erick (Thohir), mereka tidak membebani tim ini, apapun hasilnya, sudah ada pekerjaan rumah untuk federasi dan kemarin juga beliau sudah bilang sendiri, tidak akan membedakan sepakbola wanita dan pria, dari event ini ada tonggak kebangkitan sepakbola wanita, dan juga mulai diperhatikan bisa melakukan TC di luar negeri atau TC jangka panjang dan yang terpenting adalah kompetisi,” tambah Rudy Eka.

Sementara itu, Claudia Alexandra Scheunemann mencatatkan sejarah setelah meraih gelar Pencetak Gol Terbanyak dan Pemain terbaik di ajang
AFF U-19 Women’s Championship 2023 di usianya yang masih 14 tahun.

Thailand keluar sebagai Juara AFF U-19 Women’s Championship 2023 setelah mengalahkan Vietnam di final dengan skor 2-1.

Exit mobile version